10 Perusahaan Judi Online Terbesar Dan Sukses Di Dunia

Industri judi online sebenarnya baru muncul kurang lebih selama 20 tahun. Selama dua dekade tersebut ada beberapa perusahaan besar yang sukses mendominasi industri ini dan tetap bertahan hingga hari ini. Pada kesempatan kali ini kami akan berbagi beberapa nama perusahaan judi online terbesar di dunia. 10 perusahaan itu merupakan naungan dari situs judi terpercaya di Indonesia yaitu situs judi poker online dewapoker.

Beberapa nama perusahaan judi online ini bisa sukses bertahan dan mendapat banyak sekali keuntungan. Sebagai seorang yang tertarik dengan judi tentu ini akan menjadi informasi yang menarik untuk diikuti. Berikut ini 10 perusahaan judi online terbesar di dunia.

  1. 888 Holdings dengan pendapatan senilai US$ 930 juta

Perusahaan judi online ini sudah dikenal sejak tahun 1997, dan fokus untuk menyajikan sebuah permainan berkelas. 888 Holdings menitikberatkan kualitas daripada kuantitas biarpun mereka termasuk tiap tiap style perjudian internet layaknya Bingo, Poker, Kasino, Sport Betting dan permainan kasual.

  1. Party dengan pendapatan senilai US$ 1,06 miliar

Perusahaan ini didirikan pada tahun 2011 dan menjadi kombinasi dari PartyGaming dan Bwin Interactive. PartyGaming mengawali karirnya pada tahun 1997 dan mereka mendominasi dunia Poker Online dengan mendiami peringkat pertama sebelum persoalan UIGEA pada tahun 2006 yang memaksa mereka untuk angkat kaki dari AS dan menetap di London Stock Exchange.

Saat ini, mereka beroperasi dengan 3 ruang Poker Online di dunia jauh dibelakang Amaya’s PokerStars dan Full Tilt Poker. Pada tahun 2004 tersiar kabar bahwa Bwin Party udah terima bonus besar yang diberikan kepada eksekutif perusahaan tersebut dan bakal lewat era perkembangan negatif. Sekitar 30% dari pemegang saham menentang bonus sehabis berlangsung kapitalisasi pasar perusahaan. Tentunya aku tidak punya lumayan selagi untuk menyaksikan apakah perusahaan ini udah mendapatkan bonus tersebut, namun sekiranya itu benar berlangsung maka mereka bakal jatuh dari sepuluh daftar ini.

  1. Net Entertainment dengan pendapatan senilai US$ 1,24 miliar

Jika anda menyaksikan beberapa sejarah industri judi online di Eropa, dari sekian banyak perusahaan yang muncul mendominasi adalah Net Entertainment.  Hal menarik dari perusahaan ini adalah walau mereka tidak sebesar pesaingnya diawal kemunculan, tapi mereka tetap bisa bertahan hingga akhirnya menjadi salah satu perusahaan besar di dunia.

  1. Unibet Group dengan pendapatan senilai US$ 1,58 miliar

Sejak tahun 1997, Unibet adalah salah satu perusahaan judi online yang menawarkan sebuah kualitas cukup baik. Perusahaan ini berbasis di Malta, dan sudah mendapatkan lebih dari 10 juta pengguna dari seluruh dunia.

  1. Betsson dengan pendapatan senilai US$ 1,60 miliar

Betsson adalah perusahaan judi online terbesar di Swedia yang awalannya difokuskan pada upaya B2B sebelum terhubung di arena B2C. Perusahaan ini didirikan pada tahun 2000, namun orang-orang yang bekerja di perusahaan ini sudah bekerja sejak tahun1960-an. Hal utama yang udah menambahkan popularitas Betsson begitu banyak adalah bahwa mereka secara agresif sudah mencari kesepakatan untuk bekerja dan belanja perusahaan di semua dunia. Pada th. 2011 misalnya, mereka tidak hanya membeli Betsafe Group namun mereka terhitung membawa dampak kesepakatan besar dengan perusahaan milik pemerintah di Cina berkenaan operasi permainan di negara tersebut.

  1. Betfair Group dengan pendapatan senilai US$ 2,28 miliar

Perusahaan situs Sport Betting ini didirikan pada tahun 2000, dan sejak kemunculannya mereka menggunakan internet untuk menjalankan bisnisnya. Betfair sempat berada di bawah klasemen pada tahun 2008 disaat mereka memperkenalkan ongkos tambahan untuk memenangkan pemain. Di pertengahan tahun 2011, mereka mendapatkan biaya tambahan ini untuk menambah bagian yang terlalu tinggi yang membawa dampak kemarahan di kalangan pecinta Sport Betting.

  1. Playtech dengan pendapatan senilai US$ 3,32 miliar

Playtech cukup terkenal pada permainan casino online, walau mereka juga lebih fokus pada bidang lain seperti Bingo, Sport Bettingg, dan Poker. Teddi Sagi mendirikan perusahaan ini pada tahun 1999 dan membeli saham London Stock Exchange pada awal tahun 2006 dengan nilai US$ 550 juta yang membawa dampak penurunan pendapatan kurang lebih 40% yang berlangsung pada th. yang sama, biarpun demikian mereka terus mendominasi industri perjudian.

  1. Amaya Gaming Group dengan pendapatan senilai US$ 3,62 miliar

Amaya adalah perusahaan judi online terbesar di Kanada dan pernah menorehkan penjualan dua merk perjudian terbesar didalam sejarah. Tidak layaknya perusahaan lainnya didalam daftar ini, mereka adalah grup investasi yang sudah membeli sejumlah aset utama yang dianggap menguntungkan. Sejauh ini rencana mereka sukses dan sudah menjelma dari perusahaan kecil menjadi salah satu perusahaan judi online terbesar di dunia.

  1. Paddy Power dengan pendapatan senilai US$ 3,78 miliar

Dikenal sebagai perusahaan judi terbesar di Irlandia, Paddy Power sudah membawa dampak nama yang luar biasa untuk diri mereka sendiri. Selain menyediakan layanan yang saangat baik, mereka sudah banyak lakukan kampanye pemasaran. Perusahaan ini didirikan pada tahun 1988, kemudian dengan cepat mereka menjadi terlalu agresif untuk memperluas industrinya ke toko-toko di akhir 1980-an dan awal 1990-an yang memberi mereka pijakan di industri yang milik mereka dapat parlay ke dunia judi online.

  1. William Hill dengan pendapatan senilai US$ 5,17 miliar

Perusahaan tertua di daftar ini adalah William Hill. Mereka udah ada sejak tahun 1934 dan nama perusahaan ini diambil  dari nama sang pendiri yakni William Hill. Perusahaan ini dapat mengeksploitasi larangan perjudian yang diberlakukan di Inggris, selain itu mereka dapat mengfungsikan pengalamannya selama puluhan tahun.